5 Tips Merawat Mesin Cuci Agar Awet dan Bebas Kerusakan
Mesin cuci adalah salah satu perabot paling sering dipakai di rumah — bahkan bisa lebih dari sekali sehari. Sayangnya, banyak pemilik rumah baru menyadari pentingnya perawatan setelah mesin cuci bermasalah. Padahal, kebiasaan sederhana berikut bisa memperpanjang usia mesin cuci Anda hingga bertahun-tahun dan menghemat biaya servis.
1. Jangan Overload — Cukupi Kapasitas Sesuai Anjuran
Memasukkan pakaian melebihi kapasitas membuat motor, gearbox, dan bearing bekerja ekstra keras. Akibatnya:
- Putaran menjadi lemah dan tidak maksimal.
- Dinamo cepat panas dan mudah terbakar.
- Tabung bergeser sehingga muncul suara kasar saat spin.
Saran: Isi tabung maksimal 80% dari kapasitas. Untuk mesin cuci 2 tabung 8 kg, jangan mencuci selimul tebal dalam satu siklus.
2. Kosongkan Kantong dan Cek Saku Sebelum Mencuci
Koin, kunci, peniti, atau tisu yang tertinggal di saku bisa:
- Menyumbat pompa pembuangan (drain pump).
- Menggores tabung hingga bocor.
- Merusak bantalan drum pada mesin front load.
Biasakan memeriksa semua saku dan gunakan laundry bag untuk pakaian berdetail kecil.
3. Bersihkan Filter dan Saluran Air Secara Rutin
Filter yang kotor menyebabkan air lambat keluar dan meninggalkan residu sabun di tabung. Lakukan setiap 2–4 minggu:
- Matikan mesin dan cabut steker.
- Buka filter (pada front load biasanya di pojok bawah depan).
- Bilas filter dengan air mengalir sampai bersih.
- Jalankan siklus rinse kosong sekali untuk membilas sisa kotoran.
4. Biarkan Pintu/Tutup Terbuka Setelah Dipakai
Kelembapan yang terjebak di dalam tabung adalah penyebab utama bau apek dan jamur. Setelah selesai mencuci:
- Biarkan pintu terbuka 1–2 jam sampai benar-benar kering.
- Lap karet seal door front load dengan kain kering.
- Hindari menutup mesin dengan pelindung kain saat masih lembap.
5. Gunakan Deterjen yang Tepat dan Tak Berlebihan
Deterjen biasa (untuk pencucian tangan) menghasilkan busa berlebih yang merusak sensor dan modul pada mesin front load. Gunakan:
- Deterjen khusus front load (label HE / low sud) untuk mesin front load.
- Takaran sesuai anjuran — lebih banyak deterjen bukan berarti lebih bersih.
- Rutin jalankan siklus tub clean / self clean tanpa pakaian minimal sebulan sekali.
Kapan Harus Panggil Teknisi?
Meski perawatan rutin sudah dilakukan, beberapa gejala tetap butuh penanganan profesional:
- Mesin berbunyi kasar atau bergetar hebat saat spin.
- Air tidak keluar atau masuk sama sekali.
- Muncul kode error di layar.
- Ada genangan air di bawah mesin.
Jika Anda mengalami salah satunya, jangan tunggu kerusakan meluas. Tim teknisi kami siap datang ke lokasi Anda di Malang, Batu & sekitarnya dengan garansi pengerjaan.